Program Literasi
No.Jenis KegiatanDeskripsi KegiatanEvaluasi Kegiatan dan Tindak Lanjut
1Pojok Literasi1. Area khusus di dalam setiap ruang kelas yang didesain untuk menjadi pusat sumber bacaan dan kegiatan literasi yang nyaman dan mudah diakses, seperti rutinitas 15 menit membaca di pagi hari.  2. Koleksi buku beragam, seperti buku fiksi, non fiksi, sejarah, ensiklopedi dll.         3. Tujuannya meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi sehingga terwujudnya kebiasaan membaca sebagai gaya hidup. 1. Evaluasi: observasi secara berkala cara mengamati frekuensi pemanfaatan pojok literasi, atau angket/kuesioner dengan beberapa pertanyaan.                         2. Tindak Lanjut: Meningkatkan fasilitas, variasi koleksi buku, keterlibatan orang tua peserta didik, dan monitoring berkelanjutan. 
2Kreasi Komik Digital1. Peserta didik membuat komik digital mulai dari konsep ide hingga publikasi.  2. Komik digital yang dihasilkan bertema lingkungan, budaya lokal, isu sosial, atau nilai-nilai Pancasila.                                3. Tahap kegiatan: sejarah pembuatan komik, pengenalan konsep komik digital, pemanfaatan aplikasi, pengembangan cerita dan karakter, proses edukasi, proses pembuatan, pameran dan publikasi di media sosial. 1. Evaluasi: untuk mengukur ketercapaian tujuan projek dan perkembangan dimensi profil lulusan.2. Tindak Lanjut: pengembangan kompetensi, pemanfaatan karya, perbaikan proses projek, penguatan dimensi, dan memberikan apresiasi.
3Lomba Bulan Bahasa1. Lomba Menulis Puisi/Cerpen.                         2. Lomba Membaca Puisi.      3. Lomba Pidato Bahasa Indonesia.                               4. Lomba Poster Digital Bertema Bahasa. 5. Lomba Bercerita Rakyat/Mendongeng.1. Evaluasi: Jumlah peserta didik yang mendaftar dan berpartisipasi, kualitas pelaksanaan lomba, kualitas hasil karya/penampilan, dampak terhadap peserta didik, dan manajemen anggaran melalui observasi, angket, rapat evaluasi, dll. 2. Tindak Lanjut: Penyempurnaan mekanisme lomba melalui rapat, peningkatan partisipasi melalui sosialisasi dan variasi lomba, pengembangan fasilitas dan sumber daya, optimalisasi dampak dengan memajang karya pada mading dan medsos.
4Jurnalisme1. Rapat redaksi rutin dan pengumpulan bahan liputan.  2. Proses penulisan dan desain: menulis berita, penyuntingan, desain dan tata letak.  3. Produksi dan publikasi: melalui mading dan website1. Evaluasi: Jumlah peserta didik yang aktif berpartisipasi dan bertahan dalam kegiatan; kualitas produk, dampak pada komunitas sekolah, dan manajemen tim dan sumber daya melalui observasi, angket, dan rapat evaluasi. 2. Tindak Lanjut: Peningkatan kapasitas anggota melalui pelatihan, diversifikasi produk, peningkatan kualitas konten, fasilitasi dan sarana, dan penguatan citra dan pengakuan. 
5Penampilan Bakat Literasi1. Membacakan puisi karya sendiri atau karya penyair terkenal. 2. Menceritakan cerita rakyat, dongeng anak, atau kisah inspiratif.  3. Penampilan satu orang yang membawakan naskah drama pendek atau opini pribadi.4. Simulasi pembaca berita layaknya di televisi. 5. Membawakan puisi diiringi musik atau lagu. 6. Penampilan drama singkat berdurasi 5-10 menit.7. Mempresentasikan ulasan singkat tentang buku yang baru mereka baca. 8. Jadwal penampilan setiap kelas sudah ditentukan oleh tim GLS. 1. Evaluasi: Tingkat partisipasi, kualitas penampilan, dampak pada penonton (Warga Sekolah), manajemen penyelenggaraan melalui observasi, kuisioner, wawancara singkat, rapat evaluasi. 2. Tindak Lanjut: Peningkatan partisipasi dan kualitas penampilan melalui promosi, variasi jenis penampilan, dan inisiatif dari wali kelas. Optimalisasi sarana dan prasarana, pengembangan konsep acara, publikasi dan dokumentasi, dan integrasi dengan kurikulum. 
6Bedah Buku1. Diskusi yang berfokus pada pemahaman isi, pesan, dan relevansi sebuah buku.2. Pemilihan Buku (1-2 minggu sebelumnya). 3. Persiapan Pembahas (1 minggu sebelumnya). 4. Publikasi dan Pendaftaran (1 minggu sebelumnya). 5. Pelaksanaan Bedah Buku (Durasi: 60-90 menit). 6. Dokumentasi. 1. Evaluasi: Partisipasi peserta, kualitas diskusi, dampak pada peserta, dan manajemen pelaksanaan melalui observasi, kuisioner, wawancara singkat, rapat evaluasi. 2. Tindak Lanjut: Peningkatan kualitas diskusi dan materi, peningkatan partisipasi, optimalisasi fasilitas dan waktu, dan pengembangan program. 
7Tabungan Kosa Kata1. Memiliki “buku tabungan kosakata” atau “kartu kosakata” pribadi.  2. Menemukan kata baru (dari membaca buku, artikel, internet, percakapan, pelajaran, dll.), dan mencatatnya. 3. Memiliki buku kecil khusus atau setumpuk kartu kosakata.4. Menetapkan target harian/mingguan. 5. Pemanfaatan kosakata dalam tugas menulis (esai, cerpen), presentasi lisan, atau diskusi di kelas. 1. Evaluasi: Jumlah kata baru yang dicatat peserta didik dalam “tabungan kosakata” mereka. Perubahan dalam penggunaan kosakata dalam komunikasi lisan (diskusi, presentasi) dan tulisan (tugas, esai). Tingkat antusiasme peserta didik terhadap program melalui observasi, kuisioner, wawancara singkat, rapat evaluasi. 2. Tindak Lanjut: Penyempurnaan mekanisme program, pengayaan kegiatan pendukung seperti kolaborasi lintas mapel. Membuat “Dinding Kosakata Terbaik” di sekolah yang menampilkan contoh kalimat paling kreatif dari peserta didik.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait